Alam memang menyimpan sejuta
inspirasi. Hasil alam seperti kayu, batu, atau bambu mungkin sudah lazim sekali
digunakan. Tapi siapa
sangka, di tangan seorang
kreatif, bisa mengubah pelepah
pisang yang biasanya dianggap
sebagai sampah menjadi sebuah karya seni yang luar biasa! Kreativitas masyarakat Indonesia
ternyata mampu menyulap sebuah benda tidak berharga, menjadi sebuah karya seni
yang bernilai sangat tinggi.
Kalau Anda memiliki pohon pisang di
rumah, pelepah pisang bisa Anda dapatkan dengan mudah sebagai limbah dari pohon
pisang itu sendiri. Bila didiamkan, pelepah pisang bisa sangat mengganggu Anda
karena ia akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Bila dibiarkan lebih lama dan
membusuk, pelepah pisang bahkan dapat mengganggu kesehatan lingkungan tempat
tinggal Anda. Singkat kata, benda ini adalah limbah yang harus diurus sebelum
membusuk.
Daripada dibuang dan jadi tidak berguna, lebih
baik jadikan pelepah pisang sebagai bahan pembuat lukisan indah. Beberapa orang
kreatif di Indonesia sudah berhasil membuat lukisan yang luar biasa indah,
dengan bahan baku utama pelepah pisang. Orang-orang ini bahkan sudah mampu
menebalkan kantong mereka dengan menjual beberapa lukisan tersebut kepada para pecinta lukisan.
Nah, bila Anda termasuk orang
yang berminat dengan lukisan pelepah pisang, beberapa hari lalu saya sempat
menemukan toko online yang menjual lukisan berbahan dasar pelepah pisang .
Bahkan benda unik seperti ini pun kini bisa ditemukan di internet dengan mudah.
Bila Anda tertarik untuk memajang lukisan unik di rumah Anda, mungkin Anda
bisa mengunjungi toko online tersebut.
Anda tidak perlu khawatir, pelepah pisang
yang sudah menjadi lukisan sudah melewati banyak tahap dan proses, sehingga pelepah pisang yang digunakan tidak akan
membusuk atau
mengeluarkan bau tidak sedap. Bahkan pelepah pisang itu sendiri dinilai sebagai
bahan yang kuat dan tahan lama. Lukisan ini tidak menggunakan cat apapun, tidak
menggunakan bahan pengawet apapun, dan murni menggunakan warna alami dari
pelepah pisang. Sehingga karya yang dihasilkan pun cenderung ramah lingkungan.
Lukisan pelepah pisang ini bisa
juga dikombinasikan dengan bahan alam yang ‘aneh’ lainnya, seperti pelepah
jagung, daun kering, bahkan rumput kering. Namun bahan utama pembentuk lukisan
ini tidak lain hanya pelepah pisang dan lem. Kalau ada alat lain yang digunakan
paling-paling hanya pisau dan gunting yang digunakan untuk memotong pelepah pisang sesuai dengan
ukuran dan warna yang diinginkan.
Cara membuatnya pun sederhana.
Pelepah pisang digunting dan dipotong sesuai dengan ukuran dan warna yang
diinginkan. Sebuah pelepah pisang yang besar umumnya memiliki gradasi warna
yang cukup banyak untuk digunakan dalam lukisan. Tinggal bagaimana sang seniman
memilih dan memotong warna tersebut sesuai kebutuhan dan imajinasi. Proses
selanjutnya adalah penempelan pelepah pisang yang sudah dipotong, ke dalam
sebuah pola yang dibayangkan oleh sang seniman. Penempelan pelepah pisang
dilakukan dalam media kanvas, sama seperti melukis. Bila warna dirasa kurang
cocok, pelepah pisang yang sudah ditempel bisa dicabut kembali atau ditutup
langsung dengan warna yang sesuai. Proses berlanjut sampai lukisan selesai
sepenuhnya, dan seluruh permukaan kanvas sudah tertutup pelepah pisang.
Sesederhana itu, namun sebuah karya seni seperti ini pasti membutuhkan
kreativitas yang tinggi dalam proses pembuatannya.
Selain itu tidak hanya lukisan, saya juga
sempat menemukan barang-barang unik lain yang dibuat dari pelepah pisang, di
antaranya boneka (http://www.tokoon.com/Product/Detail/24935)dan tas pelepah
pisang (http://www.tokoon.com/Product/Detail/26436). Khusus untuk tas pelepah
pisang, modelnya tak kalah menarik dari tas-tas bermerek lainnya yang sudah
lebih dulu ada di pasaran.
Proses pembuatan tas pelepah pisang ini memakan
waktu sekitar satu minggu. Mulai dari penjemuran sampai pembentukan pola tas
tersebut. Kurang lebih prosesnya sama dengan pembuatan lukisan pelepah pasang,
yang membedakan tentu kreasi si pembuatnya. Tas jenis ini memiliki nilai lebih,
karena desainnya yang unik, tradisional, dan tentunya sangat Indonesia. Tidak
heran jika tas ini laris dan diminati oleh para kolektor tas.
Jika disimpulkan, saat ini tidak sedikit
karya seni memiliki nilai tinggi, namun justru dibuat oleh sesuatu yang
dipandang kurang berguna bagi sebagian besar orang. Yang perlu Anda lakukan
hanya membuka mata terhadap peluang-peluang yang ada di sekitar Anda. Selamat berkreasi!
woooooww kreativ sekali gan, saya kagum dengan karya anda .
ReplyDeleteterimakasih banyak infonya sangat bermanfaat
ReplyDelete